18444203_126084224613593_5599147288095096832_n
Review

Kesan Pertama Memakai Macbook Pro Retina MF839

By on May 19th, 2017

Macbook Pro merupakan salah satu stuff impian para desainer dan juga freelance developer. Kali ini saya akan mereview Macbook Pro Retina dengan seri MF839. Sebelum melanjutkan, saya sudah memakai macbook ini sekitar 2 minggu, jadi ini merupakan kesan pertama memakai macbook.

Harga

Saya membeli macbook pro mf839 di reseller resmi apple indonesia, yaitu iBox Indonesia. Di Jogja ada beberapa iBox, kebetulan saya mengambil di Lippo Mall. Harga resminya di web apple sekitar $1299, tetapi di reseller resmi indonesia sekitar 18,3jt. Dengan harga segitu kita juga mendapatkan cashback dan juga voucher accessories yang tentunya berbeda-beda tergantung promo yang ada.

Desain

Dari segi desain, saya sangat suka desainnya, terlihat compact dan elegant. Materialnya terbuat dari aluminium uni body dan di seri ini hanya ada 1 warna, silver. Ketebalan sangat tipis dan lebih ringan daripada laptop saya sebelumnya ASUS A46cm. Seri ini merupakan seri terakhir yang masih menggunakan logo yang menyala di balik layar. Dan juga untuk port seri ini masih terbilang lengkap yaitu magsafe, 2 port USB 3.0, 2 port Thunderbolt, HDMI port, XDHC cardreader dan jack audio 3.5. Selain itu misal masih butuh port LAN, dll harus menggunakan adapter tambahan yang dijual terpisah.

Hardware

Seri ini mempunyai spesifikasi layar 13.3-inch (diagonal) LED-backlit display with IPS technology; 2560-by-1600 native resolution at 227 pixels per inch. Prosesor 2.7GHz dual-core Intel Core i5 processor (Turbo Boost up to 3.1GHz) with 3MB shared L3 cache. Ramnya 8GB dan 128GB PCIe-based flash storage. Dengan spesifikasi seperti itu, sangat nyaman digunakan untuk desain dan developing, apalagi dengan layar retina yang true RGB. Kelemahan dari hardware yaitu Storage, dengan SSD 128GB saya rasa hanya beberapa bulan sudah penuh, tp memang yang membedakan harga dari seri selanjutnya yaitu Storage nya dan selisihnya lumayan tinggi.

Usability

Dari segi penggunaan, first impression saya bilang WOW. Macbook ini sudah pre-install MacOS Sierra 10.12.3. Terakhir saya pakai hackintosh(Macintosh yang diinstal di laptop biasa) masih Mountain Lion dan sudah sangat jauh perubahannya. Menurut saya, MacOS Sierra ini mempunyai tampilan yang sangat cantik dipadukan dengan retina display akan sangat nyaman di mata. Tetapi bagi yang pertama kali menggunakan MacOS pasti mengalami kesulitan, karena ada perbedaan jauh dibanding dengan windows. Dengan adanya SSD PCIe-based, membuka aplikasi dll terasa sangat ringan sekali, malah hampir tanpa loading.

Battery

Penggunaan battery diklaim dapat bertahan 10jam internet surfing. Tetapi dalam kenyataanya hanya bertahan 4jam dengan penggunaan yang lumayan banyak aplikasi berjalan di background. Aplikasi yang saya gunakan Sublime Text, Notepad++, Filezilla, Terminal, Spotify, Skype, Xampp, Firefox, Finder, Notes, Whatsapp Desktop, dan Twitter. Itu untuk developing, sedangkan untuk desain Mungkin diganti Sketch, Illustrator maupun Photoshop. Penggunaan 4jam sekali charge. Dari claim 10 jam untuk surfing tersebut saya belum pernah coba, dan 12 jam untuk nonton movie *akan update setelah percobaan.

Mungkin segitu dulu pengalaman saya menggunakan Macbook Pro selama 2 minggu. Menurut saya dengan harga segitu tetapi memperoleh feature yang bisa dibilang dewa jika diterapkan untuk windows yaa agak lumayan mahal. Mahal disini dengan catatan untuk keperluan sehari-hari, beda halnya jika diperuntukan untuk kerja sebagai desainer yang banyak feature di mac tidak ada di windows yang sangat memudahkan dalam desain UIUX. Thanks for reading, akan selalu update kedepannya, happy weekend!

TAG
RELATED POSTS